Minggu, 11 September 2016

Lagi, Drama Penyimpangan Sosial Dengan Aplikasi Bigo Live, Why?


Mungkin benar kata pepatah, bahwa kemajuan teknologi memang seperti 2 sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Disatu sisi kita cukup terbantu dengan keberadaannya, namun disisi lain ada saja orang-orang yang justru memanfaatkannya untuk hal-hal yang sebenarnya bisa dikatakan sebagai perilaku yang "menyimpang" secara sosial. 

Jika sebelumnya aplikasi "Bigo Live" sempat heboh karena keberadaannya yang dimanfaatkan oleh beberapa pihak untuk "menjajakan kemolekan tubuhnya". Kini muncul lagi sebuah penyimpangan sosial lain. Yakni pembajakan film yang dilakukan secara live streaming. WOW!!!

Dan nggak tanggung-tanggung film yang kemudian menjadi korban pembajakan adalah film Warkop DKI: Reborn. Sebagai pecinta film, jujur aja saya sendiri nggak ngerti kenapa masih ada orang yang dateng ke bioskop hanya untuk ngebajak sebuah film. Padahal tiap kali mau nonton film aja, saya lebih milih untuk matiin gadget biar nggak ngerusak "taste" dari film yang mau saya tonton. 

But, i know kalo alasan terkuat mereka pastilah untuk "uang". Karena kalo mereka bisa jadi official host Bigo Live saya denger-denger mereka juga akan digaji. Sama aja kaya YouTubers yang dibayar karena jumlah view di channelnya, iklan terselubung di YouTube yang harus anda tonton beberapa detik sebelum ke video utama dan belum lagi endorse secara langsung. I know that, karena saya juga pernah main YouTube sekalipun nggak seniat mereka :)

Back to the Bigo, nggak cuma Bigo sebenernya tapi hampir disemua social media saya nemuin gejala penyimpangan yang serupa, di Instagram sendiri even keyword "curve" sudah resmi di banned, anda masih bisa menemukan banyak penyimpangan sejenis dengan keywords lain. Yowes lah saya nggak terlalu ngurus, toh itu hak mereka untuk memamerkan aset pribadi mereka, dan hak mereka juga untuk melakukan pembajakan atas nama "sharing".

Cuma yang jadi masalah ini sosial media bro, sis... dimana penggunanya bukan cuma anda sendiri, dan ada etika-etika sosial yang sekalipun nggak tertulis harusnya tetap nggak kalian langgar. 

So, kalo ditanya why?

Mungkin jawabannya karena belum ada etika tertulis dalam bentuk hukum pidana kali ya :) Ataukah udah ada tapi mereka yang masa bodoh? I don't care hahaha... 




EmoticonEmoticon